Tag: TNI AL

May 12

Pandangan Awam tentang Operasi TNI di Somalia

Kasus perompakan MV Sinar Kudus yang mengemuka belakangan ini bisa dibilang merupakan sebuah fenomena yang menarik. Reaksi media terhadap kasus ini sangat mewarnai dinamika kasus ini. Reaksi pertama pemerintah adalah menggelar rapat koordinasi dimana salah satu agendanya adalah pembahasan kasus pembajakan Sinar Kudus. Dari rapat tersebut didapat beberapa hasil yang belakangan diketahui adalah mengirim pasukan TNI ke perairan Somalia sebagai salah satu alternatif solusi jika negosiasi gagal/menemui jalan buntu. Pengiriman dua kapal frigat kelas Van Speijk diusahakan tanpa menarik perhatian orang banyak. Reaksi media saat pengiriman masih adem ayem karena kasus Sinar Kudus saat itu belum menjadi bahasan hangat dan hanya menjadi berita pelengkap, belum menjadi topik utama.

Feb 18

Kajian Awam : Menangkal Ancaman di Natuna

Natuna merupakan salah satu gugusan kepulauan terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Letaknya yang di tengah jalur pelayaran dunia, serta di antara malaysia semenanjung dan malaysia kalimantan membuat Natuna memiliki posisi strategis, belum lagi ditambah kekayaan hidrokarbon disekitarnya. Salah satu growing power dunia pernah menandai Natuna dengan garis putus-putus bukan garis tegas yang berarti batas wilayah.
Mengingat cukup hangatnya suhu kawasan tersebut, dimana ada konflik gugus pula spratley antara beberapa negara dan letak strategisnya, saya merasa perlu adanya sebuah gugus tugas untuk menangkal ancaman di ambalat, sebagaimana gugus tugas ambalat.

Feb 04

Konsep Guidance System pada Anti Ship Missile

Sejak ditemukan, Anti Ship Missile (ASM) telah merubah jalannya pertempuran laut secara signifikan. Selepas era 50-an SS-N-2 Styx telah mempelopori eksistensi ASM dan merajai pasaran ASM pada waktu itu, terutama dioperasikan oleh negara yang condong ke blok timur. Ditenggelamkannya Destroyer Eliat milik Israel oleh rudal Styx menginspirasi pihak barat untuk mengembangkan ASM mereka, pada tahun 1977, diluncurkanlah RGM-84 Harpoon oleh Amerika, disusul oleh Otomat buatan Italia, dan Exocet buatan prancis.

Nov 30

Membangun Kapabilitas Angkatan Laut Negara (yang katanya) Maritim

Pertahanan adalah tanggung jawab seluruh Warga Negara Indonesia. Pertahanan itu cakupannya luas, bukan cuman dari sisi militer, tetapi juga mencakup Ipoleksosbud pula. Pada tulisan kali ini, saya ingin mengangkat tentang pembangunan kapabilitas angkatan laut dari negara kita yang katanya negara maritim.
Indonesia adalah negara kepulauan yang wilayahnya terbentang dari sabang sampai merauke, dengan karakteristik perairan yang unik. Bagian barat didominasi littoral area dan bagian timur didominasi Ocean/offshore area. Sehingga dibutuhkan kekuatan Littoral maupun Ocean Going yang harus dibangun secara berimbang. Power projection juga dibutuhkan, karena sekedar operasi lintas laut dari jakarta ke papua saja di negara lain sudah seperti operasi amfibi antar kontinen. Angkatan lautnya memiliki seratusan KRI dengan kemampuan yang cukup merata dari mulai Tempur, Angkut, Patroli, supplai, serta kapal pendukung lainnya. Untuk kekuatan tempurnya didominasi oleh kelas fregat dan korvet serta ditambah beberapa kapal cepat rudal, kebanyakan produk diatas 90an, kecuali kelas SIGMA yang merupakan anggota termuda gugus tempur Armatim. Negara yang panjangnya membentang setara eropa ini hanya memiliki 2 buah kapal selam kelas U-209 dengan salah satunya sedang berada di korea untuk overhaul. Dari pandangan awam saya ada 3 masalah utama yang cukup mengganjal yaitu 1. jumlah armada 2. Usia armada 3. Operasional armada

May 17

Makna Strategis Pengadaan Kapal Selam

700 Juta US Dollar buat 2 Kapal Selam?????

Seberapa penting sih kapal selam itu????

Get Adobe Flash player Plugin by wpburn.com wordpress themes