«

»

Nov 23

Visa/Ijin Kerja Singapura buat WNI

Pengen sharing aja, karena kebetulan pernah 2 kali ngalamin prosesnya yang cukup deg deg ser buat orang yang experiencenya nanggung gini. Ada 2 jenis yang bisa diajukan untuk warga asing profesional yang ingin bekerja di Singapura. Yang pertama S-Pass, ini ditujukan untuk staff mid level (teknisi, beberapa engineer juga masuk kriteria ini) dengan pengalaman dan Gaji minimal 2200SGD/bulan. S-Pass ini ada kuotanya, jadi tiap perusahaan yang mau menghire orang asing dengan S-Pass, mereka juga harus menghire sekian orang lokal WN Singapur. E-Pass (Employment Pass) ini buat university degree holder atau dengan skil spesial, gaji minimalnya 3300SGD/bulan (akan naik ke 3600SGD mulai 2017). Jadi memang selain experience&pendidikan, syarat gaji minimal juga menjadi syarat utama. Soalnya memang wajar sih, selain mempertimbangkan job market lokal, memang generally biaya hidup di singapura cukup tinggi.

Secara umum prosesnya nggak ribet, nggak perlu datang ke kedutaan (beberapa negara lain perlu ke kedutaan sebelum berangkat), nggak perlu medical check up dulu (medical check up nanti kalau udah dapat in principle approval), dan semua proses mostly dilakukan online oleh Perusahaan/agen yang merekrut kita. Yang perlu kita siapkan adalah: CV (in english tentu saja), Terjemahan Ijazah&transkrip ( direkomendasikan terjemahan dari universitas langsung), Scan passpor,¬†dan mengisi form pengajuan. Biasanya di fase ini sebelum diajukan aplikasinya, kita sudah tahu berapa gaji yang disepakati. Oh iya, di singapura jamak ditemui di bidang engineering kita direkrut oleh agen, jadi kita tidak langsung dikontrak oleh perusahaan yang menggunakan jasa kita secara langsung, ya kalau di Indonesia disebutnya outsource gitu lah. Setelah aplikasi diajukan, biasanya minimal 1 minggu bisa mulai dicek statusnya di mom.gov.sg. Jadi kita bisa monitor sendiri tanpa perlu tanya-tanya ke yang merekrut, meskipun kalau statusnya nggak berubah-ubah, bahkan menjadi status ‘ajaib’ kita butuh tanya ke yang merekrut biar diklarifikasi. Prosesnya bisa bervariasi, dari 1 minggu sampai 3 bulan (bahkan 6 bulan). Di sinilah yang agak bikin deg-degan, apalagi kalau udah dapat offering dari employer di singapur terus kita berbunga bunga dan resign dari tempat lama. Padahal semua job offer di Singapura itu dengan syarat kita dapat ijin kerja dari pemerintah. Jadi kalau dapat tawaran kerja di Singapura dan baru sekedar diajukan ijin kerjanya, jangan resign dulu ya :p. Setelah disetujui, kita akan dapat surat IPA (in principle approval) yang bisa dibawa ketika berangkat ke Singapura, jangan senang dulu juga karena proses belum selesai dengan surat IPA.

Selanjutnya, kita berangkat ke singapura, di IPA biasanya sudah disebutkan butuh apa saja untuk menyelesaikan proses Ijin kerja kita. Beberapa orang membutuhkan medical check up sebagai syarat, tapi medical check upnya harus di Singapura (kayaknya). Kalau ketika apply pertama kali dulu, Medical Check upnya di Raffl*s medical, bisa milih sih di mana. Yang penting sih katanya kita nggak bawa penyakit menular kayak TBC dan HIV. Nah setelah hasil medcek keluar, kita bisa minta HR untuk proses appointment ke MoM (ministry of manpower). Di sana kita bawa IPA, Passpor, Debarcation Embarcation Card (DE Card yang kartu diisi pas masuk singapur di imigrasi) dan hasil medceknya. Nanti dipanggil, petugas verifikasi dokumen (kadang tanya2 juga), terus foto dan ambil sidik jari. Dengan foto dan sidik jari udah terekam di sistem, kita bisa pakai autogate imigrasi, nggak perlu ikutan antri di jalur manual :D. Setelah semua proses kelar, kita dikasih surat yang menyatakan proses selesai, boleh bekerja, tapi sampai kartu EP/S Pass diantarkan ke kita, kita musti bawa surat itu sebagai bukti. Kartunya nanti bakalan diantarkan ke kita atau ke agen yang merekrut kita. Kalau udah ada kartunya nggak perlu bawa passpor ke mana-mana. Oh iya ini proses untuk pertama kali, kalau untuk perpanjangan atau pernah bekerja di Singapura, kita nggak perlu ke MoM lagi biasanya. IPA keluar, perusahaan/agen tinggal request kartunya diisued. Lama ijin yang dikeluarkan, untuk pertama kali sampai dengan 2 tahun, untuk perpanjangan sampai 3 tahun. Oh iya, untuk lowongan di Singapura, kita harus berkompetisi dulu dengan tenaga kerja lokal, ada syarat sebelum mengajukan Ijin untuk tenaga kerja asing, lowongan dengan gaji yang sama harus dipost di Jobs Bank khusus Pemerintah singapura. Nah ini gambaran umumnya, oh iya semua biaya yang dikeluarkan selama proses pengajuan menjadi tanggung jawab perusahaan/agen.

Untuk pengalaman pribadi, 2 kali ngurus sih agak dag dig dug. Yang pertama sih tugas kantor, jadi kantor pusat melimpahkan sebagian kerjaan untuk difabrikasi di singapura. Jadi statusnya adalah pindah cabang, katanya yang seperti ini biasanya cepat pengurusannya, tapi kenyataannya 2 bulan baru keluar approvalnya, ya mungkin karena first time applicant, terjemahan ijazah juga saat itu pake sworn translator, bukan terjemahan asli dari universitas. Yang kedua sih lewat agen, karena emang tujuannya buat nyelesain proyek aja. Biasanya prosesnya cepet (katanya) kenyataanya tiba-tiba setelah 10 hari muncul status “Pending inputs from vetting agencies. Expected outcome is 2 months from the Date of Application” jreng jreng. Jadi kalau statusnya kayak gitu, keaslian ijazah kita bakal dicek sama agency rekanan MoM ke Universitasnya langsung. Udah kayak kena setrum pas nyolokin steker gitu, jelas2 kalau 2 bulan beneran bakal batal balik singapuranya. Usut punya usut, saudara kita setanah air ada yang ketahuan pakai ijazah palsu, jadilah rekan2 sebangsanya kena pemeriksaan lebih ketat. Mana Ijazah yang saya pakai translatean dari sworn translator, bukan Ijazah asli, jadi bikin makin rumit. Menjelang sebulan, bos kasih deadline, kalau akhir bulan nggak keluar, kayaknya batal aja deh. Jumat terakhir deadline, pas lagi di kebun nanem pisang disuruh bapak, “mbok dicek le” . Dan dicek di web MoM ternyata approved :ngakak nggak berapa lama bos telpon, ternyata dia nggak ngerti kalau udah diapproved, dia telpon mau bilang maaf ya batal, tapi saya nyerocos duluan kalau approved pagi ini. Dan so on, here I am, back here again. God give me “consolation prize” in last minute. Meskipun cuman beberapa bulan, patut disyukuri masih bisa nambah pengalaman, masih bisa ada yang ditulis di CV, dan bisa ngerasain jadi pekerja outsource di negara orang. Dan, punya bekal buat jalan-jalan tahun depan, hadiah hiburan lainnya :D

disclaimer: untuk informasi resmi silahkan membuka mom.gov.sg, informasi di post ini hanyalah pengalaman pribadi, hasil dan tahapan yang dilalui bisa berbeda untuk setiap orang. Saya juga cuman nubitol sih kalau urusan jadi TKI di singapur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

[+] kaskus emoticons nartzco

Get Adobe Flash player Plugin by wpburn.com wordpress themes