Movie Review : Battleship, A Great Movie with Couple little flaws

Tersebutlah suatu sore, sehabis mau ke Korem dan Lanal tapi pejabat kedua instansi itu mengikuti Pahargyan seabad HB IX di Imogiri, maka setelah RV di rumah ariep, maka saya dan seorang oknum anggota memutuskan untuk ke stock well terus nonton Battleship, film yang barusan rilis di jaringan bioskop Indonesia yang bernama Selikur. Kenapa kita sebagai oknum anggota sebuah lembaga yang bergerak di kajian pertahanan ingin nonton film ? Ya karena kandungan ceritanya kayaknya keren, meskipun musuhnya Alien, disini ada Arleigh Burke Destroyer, Tico class Cruiser and the Mighty Mo ( Battleship USS Missouri BB-63).
Battleship Poster, copyright Battleshipmovie.net
Ok, untuk cerita mending nyari di web lain aja ya detailnya, inti dari cerita ini adalah seorang berandal berusia 26 tahun bernama Alex Hopper yang dipaksa kakaknya mengikuti jejaknya menjadi anggota US Navy. Skip-skip tahu tahu itu berandal udah jadi full lieutenant (O-2) atau disini setara pangkat Kapten dan bertanggung jawab atas CIC (combat information center) USS John Paul Jones, sebuah Destroyer kelas Arleigh Burke yang benar-benar ada di kehidupan nyata. Bisa dibilang di TNI AL dia setara Kadepops KRI yang menjadi penanggung jawab PIT (Pusat Informasi Tempur). Lha kok karirnya cepet :hammer: udah masuk AL kayak KKN tiba-tiba udah jadi setara kapten dalam waktu singkat. Ada penjelasan logis, kemungkinan si Alex sudah kuliah, graduated as bachelor jadi bisa apply ke Officer Candidate School. Cukup pendidikan satu tahun udah jadi ensign (letnan 1).
Kakak si berandal yang bernama Stone Hopper menjadi komandan USS Sampson yang juga bertipe Arleigh Burke Class Destroyer, kapal jenis ini dilengkapi sistem pertahanan Udara AEGIS dan rudal anti serangan udara, rudal anti kapal, rudal jelajah, dan CIWS (close in weaponary system) kedua kapal ini bersama sebuah Kapal Congo Class Destroyer milik jepang JDS Myoko ditugasi menginvestigasi 4 benda aneh yang mendarat di lautan pasifik. Keempat benda itu alien, 3 robot atau apalah namanya yang kecil dan 1 yang paling gede sekaligus jadi tukang jamming/mengisolate.

Ok, intinya USS Sampson engage first target, kalah sama munisi si alien yang bisa menggali masuk ke badan kapal sehingga hasilnya mematikan. Disini pasti pada bertanya-tanya, loh gunanya CIWS apaan? untuk diketahui DDG-85 keatas termasuk USS Sampson itu yang kejatahan CIWS cuman satu di depan, jadi gak heran kalau dia keok duluan ketika AEGISnya mati, tanpa AEGIS semua Rudal anti sasaran udaraya macet. AEGIS, sistem komunikasi dan radar lain mati saat alien yang gede ngeluarin jammernya seakan akan kena EMP. Jadi Sampson hancur berkeping-keping, menelan korban termasuk kakak si Alex. SI Alex kembali ke John Paul jones dan mendapati CO/Captain serta wakilnya telah meninggal, sehingga sebagai most senior officer dia yang in charge :hammer: sebagai kepala operations department memang dia berada pada ranking 3 senior, tapi masih sedikit absurd dimana young lietunant menempati post ini, biasanya young LCDR atau senior lieutenant, anggap saja US NAVY lagi kekurangan orang :p dan lagi, SOP US Navy memang CO dan XO tidak berada di tempat yang sama saat battle stations, agar mencegah kemungkinan keduanya disabled bersamaan

Ok kita mulai saja list little flaws dari Movie ini, meskipun flaws ini gak mengurangi pendapat saya bahwa ini adalah Great Movie! Nice Plot, nice Naval Techs involvement, dan couple of great naval warfare tactics.

1. VBSS (Visit, Boarding, Search, Seizure) yang dimana untuk menginvestigasi alien yang mengapung dikirimlah 3 orang (hell, sedikit sekali untuk ukuran Boarding party-nya US Navy yang bisa berjumlah belasan) dengan 2 orang dari CIC dan 1 orang dari kamar mesin (senior NCO). Flawnya adalah cuman ngirim 3 orang, dan salah satu diantaranya kepala departemen combat system dan satu lagi operator senjata. Kenapa flaw? meskipun semua sailor onboard sebuah USS punya kemampuan VBSS, tapi ya gak ngirim Kadep dan operator senjata bersamaan lah :hammer: dengan tim yang cuman 3 orang lagi, bisa dibayangkan kacaunya CIC kalau itu 2 orang gak balik-balik
2. Buoy yang dipake si orang jepang buat mendeteksi si alien karena radar buta semua. Dalam film ini seolah ada banyak buoy jadi bisa menandakan posisi si alien. Kenyataannya? Buoy di sekitar Hawaii memang banyak, tapi kebanyakan navigational buoy! Tahukan anda jumlah Buoy yang dipasang amerika? 39 doang :p dimana tuh? 39 diseluruh hawai? enggak tuh, 39 diseluruh dunia! :p :p :p
Lokasi Buoy, Credit NOAA
atau mungkin pake sistem Global Sea Level Observing System (GLOSS) yang punya 289 alat di seluruh dunia, tapi tetep aja ini barang pake satelit buat ngirim data, dan di sekitar hawaii memang banyak, tapi gak sebanyak kayak di film battleship
GLOSS station, copyright GLOSS
jadi gak semudah si orang jepang bilang karena di sekitar hawaii buoynya gak sebanyak titik di permainan Battleship keluaran Hasbro :) dan flawnya ada lagi, Buoy DART itu mengupload datanya ke jaringan lewat satelit, itupun kalau mode normal 15 menit sekali. Jadi flaw nambah 2, pertama data NOAA itu diakses pake satelit yang katanya komunikasi dijam dan kedua Buoynya itu gak ngudpate secara cukup cepat untuk dijadikan pemandu sasaran. Meskipun posisinya memang fix karena ditambatkan ke dasar laut sehingga bisa dijadikan patokan posisi yang harus diserang pake Rudal Tomahawk versi anti ship. Mungkin yang dimaksud tidak kena jam itu data dari bottom pressure recording (BPR) yang dipasang di dasar laut, alat ini mentransmisikan data tekanan ke buoy untuk ditransmisikan ke jaringan lewat sinyal akustik. Kalau ditangkep pake sonar kapal sih saya ngalah, tapi itu ngaksesnya data NOAA je :p bukan data BPR, data NOAA pun dapatnya dari buoy yang kalau itu buoy mau dipake buat ngukur ketinggian laut, patokannya apa? bisa sih pake GPS, lha tapi katanya sinyal satelit dijam :p GPSnya kan pake sinyal satelit juga :p Kalau si Tomahawk mungkin saja disuruh hit suatu koordinat tanpa GPS karena bisa purely mengandalkan data sensor inersial, ditambah contact fuse sudah bisa buat ngancurin itu alien.
3. No Helo’s involved , gak ada helikopter terlibat dalam perang-perangan kecuali ketika membawa si alex ke Sampson dimana kakaknya ngomong JAG bakalan nuntut buat mecat dia dari US Navy. Padahal pelan helikopter cukup krusial, dimana ini helo sebenernya cuman kalah sama bola rantai panas, atau apalah namanya yang muter2 ngancurin semua benda yang dianggap merah menurut dia. Helo jelas lebih mudah menghindari proyektil2 unguided alien yang bisa ngebor itu

3 dulu ya, flaw lain masih nunggu riset and google :p tapi masih ada atleast 1 lagi yaitu masalah Radar blind dan senjata si alien

Akhir kata, indeed IMO ini tetep a Great and epic movie! :beer: Naval tech dan Naval Tacticnya banyak, make sense juga :D jadi menurut saya ini film recommended! :recsel dan patut dapat 8-9 dalam skala 10 :D

untuk penutup saya ingin mengutip sebuah quote
“A general commanding an army and an admiral commanding a fleet need different qualities. The qualities necessary to command an army are born in one; but those necessary to command a fleet are acquired only by experience”. Napoleon Bonaparte
ya memang si Alien menang teknologi (meskipun gak seluruhnya) tapi dia nampaknya kalah pengalaman pertempuran laut dibanding si Captain Jepang dan letnan berandal yang sebenernya masih ingusan :)

6 comments

Skip to comment form

    • istamarNo Gravatar on April 14, 2012 at 20:34
    • Reply

    wooo reviewne jelek

    1. jelek pie to, kan mung menyampaikan flaw mas, secara nilai tak kasih 8-9/10 lo :p meskipun memang namanya film pasti gak 100% realistis

    • IsmailNo Gravatar on April 16, 2012 at 10:57
    • Reply

    Kan di pelemnya juag tahun 2015, kali buoy-nya wis akeh mas :-)

    1. hehehe, sementara NOAA sudah menganggap 39 DART buoy itu cukup je

    • alveo yuniarNo Gravatar on April 23, 2012 at 16:18
    • Reply

    wah apik kui pim gw jg lg mw nyari filmnya hahahah
    ngopy dong :p

    1. hahahaha, ane nonotn di bioskop ve

Leave a Reply

Your email address will not be published.

[+] kaskus emoticons nartzco

Get Adobe Flash player Plugin by wpburn.com wordpress themes