KKN Berlalu KP Menanti

Yah…KKN telah selesai, tepatnya pada tanggal 25 agustus lalu, karena off the net akirnya belum sempet ngurus blog yang awut awutan ini :ngakak
Sekarang mari sedikit kita bedah apa itu KKN, KKN (Kuliah Kerja Nyata) merupakan salah satu wujud dari Tri Darma Perguruan Tinggi dimana intinya adalah pengabdian masyarakat, kalau merujuk ke marsnya itu menyebut kata-kata pembangunan desa no offence ya buat yang pada KKN di kota, tapi saya mengejawantahkan mars tersebut dengan KKN di sebuah desa yang cukup terpencil di kaki pegunungan Tengger dimana sinyal aja susah (di pondokan saya maksudnya).
Ok, enough with the bullshit, tema KKN kami pariwisata, dan nampaknya saya dan teman teman telah sukses melaksanakan kegiatan pariwisata disana :hammer: , jadi saya tekankan, walaupun KKN bertema pariwisata, bukan berarti KKN itu waktunya buat sampeyan dolan dolan terus woy, programnya juga dipikir!!!!! Namanya juga KKN-PPM dimana PPM merupakah singkatan dari Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat, jadi program kita harus berupaya untuk memberdayakan masyarakat agar sepeninggal kita, programnya tidak terhenti dan bisa diteruskan secara mandiri oleh masyarakat. Jadi KKNnya berkelanjutan (sustainable)!!!! ora mung mak plenyik!!!! *eh iki mau pie to kok dadi ngomong bullshit maneh?????:hammer:

Jadi entah gimana tiba tiba saya tergabung di KKN PPM UGM Periode Antar Semester 2011 Unit 11 yang berlokasi di desa Ngadas dan Gubugklakah, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang Jawa Timur. Nang ndi to kui le panggone? Lokasinya itu di jalur menuju Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dari arah Malang. Ngadas terletak di dalam TNBTS di ketinggian 2100 MDPL sedangkan Gubugklakah terletak di ketinggian 900-1100 MDPL. Kedua desa dihubungkan oleh jalan cor beton sejauh 12km dengan medan menanjak yang aduhai nikmatnya. Saya sendiri diplot di Desa Gubugklakah, salah satu penghasil apel terbesar di malang, motivasi awal itu biar ada sinyal, bisa tetep update, dan gak dikeplaki teman-teman seperjuangan di internet….kenyataane? podo wae karo Ngadas…nyari sinyal harus ke pinggir jurang, sampai ada istilah “Nyinyal”.
Jadi kita ber-15 (2 subunit) yang beruntung ditempatkan di Gubugklakah menemukan suasana desa yang kacau membutuhkan sumbangsih KKN. Daripada membicarakan sifat dan kondisi yang memprihatinkan, mending skip aja ya :p. Jadi intinya kami memberdayakan masalah lembaga desa wisata (LADESTA) dimana memang kami belum bisa merangkul semua, penyuluhan aja yang datang 70 orang (kindly remove the 0), tetapi kami menemukan beberapa rekan yang sangat antusias membantu kami dalam masalah ladesta, homestay, dan tour guide. Tak sebut yo cak : cak Heri, Anang Fauzi, Muchsin, Anang ICE, Ulum, Syaiful, Jumari serta cak cak lain yang mungkin saya kelupaan nyebut *sepurane yo cak. Dan update terakhir semenjak legalisasi Ladesta didapat, follow up dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata sangat bagus….. :alay usaha kami dalam pemberdayaan masyarakat sesuai semangat KKN PPM UGM dan Mars KKN menampakkkan hasil
Sekarang ke apa yang kami lakukan selain Program…tentu jalan jalan!!!! Coban Pelangi, Ledok, Ranu Kumbolo, Ponpes, Bromo, dan Penanjakan dengan berat hari telah terpaksa menyita waktu program kami yang berharga *halah. Ya mumpung disana brur, sekalian lah jalan-jalan,belum ditambah air terjun baru dimana ada pelangi diatas jam 12 siang dan jalan jalan kebun apel, sampai bosan liat apel :D
Kalau pondokan kami menumpang di Istri Pertama Pak Kepala Desa buat cewek dan Ponakannya keletan 1 rumah buat cowok. Ya selama 50 hari ini terjadi drama, intrik, konflik bahkan cinta yang membuat kami malah makin erat dan seiya sekata sehidup semakan sepondokan dan seperjuangan. Biarlah cerita detailnya menjadi kisah kami masing-masing :) yang pasti untuk saya pribadi…well we only have 50 days to develop a sustainable program to a underdeveloped (not in infrastructure) village, but at least we could give something and thanks to our friends there, we could make it sustainable and grown enough. For myself? 50 days changes me a lot, give me a new family, makes me become more grown up man, and loses 4kg of weight. HAHAHAHAHA :D

Segini dulu ah, biar cerita lengkapnya menjadi kisah kami masing-masing, toh gak bisa ditulis semua, ngebak ebaki, mbosen mboseni mocone. Yang pasti kenangan KKN 50 hari bersama temen-temen pekok yang mengagumkan itu UNFORGETABLE!!!!!! jadi cerita anak cucu
buat menutup ada foto bareng kami ber 15, maaf ya temen-temen Ngadas, gak punya foto ber 29 je….ini aja foto mozaik gagal…foto asli di harddisk, lupa ditaruh mana harddisknya :hammer:

Foto Bareng KKN

Doakan Kerja Prakteknya Sukses ya coy

Markas Craftechno Indonesia, dengan bantuan laptop yang membusuk

11 September 2011, 2o.25

4 comments

Skip to comment form

    • dzaleNo Gravatar on September 12, 2011 at 17:13
    • Reply

    siklusnya begini: abis KP, ngerjain laporan KP. trus ngajuin tema TA, ngerjain TA, bikin laporan TA. Selesai? belum. masih pendadaaran, yudisium, dan terakhir wisuda, horeeee :D

      • Prima on September 12, 2011 at 21:27
        Author
      • Reply

      Hahahaha…doakan lancar yo mas :)

    • manuNo Gravatar on September 14, 2011 at 13:27
    • Reply

    wah nek adus mesti atis banget iku Prim? hahha

      • Prima on September 14, 2011 at 13:30
        Author
      • Reply

      nggone ali dkk sing uadem pol…nggonku biasa nggo ukuranku :p

Leave a Reply

Your email address will not be published.

[+] kaskus emoticons nartzco

Get Adobe Flash player Plugin by wpburn.com wordpress themes