Jun 15

Payung Pertahanan Udara (Air Defence Umbrella) Part 3

Kemudian kita masuk ke payung udara jarak menengah saya pribadi memilih BUK M-2E sebagai pilihan mengingat walaupun secara birokrasi pembelian senjata memang ribet, tetapi tidak seribet si Sam dan kalau kita tidak keterlaluan embargo bukanlah opsi bagi russia. Dengan jarak jangkau 3–50 km dan ketinggian sasaran 30-25000 m maka Buk memberikan sistem pertahanan udara jarak menengah yang ideal dan mampu memberikan coverage yang cukup bagi sistem dengan jangkauan di bawahnya untuk bersiap-siap untuk bereaksi jikalau Buk gagal mengatasi sasaran. Kemudian untuk garda terdepannya saya pribadi memilih S-300 PMU2 Favorit yang memiliki jarak jangkau maksimal 195 km dan ketinggian sasaran 82-82.000kaki dan kecepatan maksimal Mach 7.

Dan untuk sistem di KRI menurut saya ada baiknya jika ada anggaran mencukupi sedikit beranjak dari mistral dkk ke aspide sistem atau versi naval dari tor system. Sehingga selain mampu memberikan fungsi pertahanan udara, KRI juga mampu melindungi dirinya sendir dari serangan udara. Untuk mistral sendiri dikatakan mampu menangkal ancaman dari SSM yang mengancam kapal, tetapi sampai saat ini saya belum mampu mendapat referensi masalah kesuksesan mistral menghadapi SSM. Menurut saya untuk KRI sendiri belum waktunya kita memiliki kapal kelas khusus pertempuran udara karena untuk peperangan permukaan, bawah laut, dan patroli masih sangat kurang, jadi cukup KRI yang membawa sistem aspide atau osa system yang memang tentu saja akan lumayan memakan tempat, apalagi kalau SAM yang memakai VLS tentu saja diperlukan kelas kapal yang lebih besar, misalnya frigates.

Yang patut diperhatikan pembangunan kekuatan pertahanan udara tidak bisa melompat langsung misalnya dari shorad langsung ke long range SAM, diperlukan pembangunan kekuatan pertahanan udara bertahap (asal tidak kelamaan saja,hehehe:D). Dan selama masih belum ada payung udara yang mampu beroperasi saat dibutuhkan maka peran pesawat penyergap seperti F-16 atau heavy fighter seperti SU-27 akan sangat berperan dan mengingat struktur komando kohanudnas yang alurnya panjang menurut saya seakan-akan membuat ancaman Lasa-X dianggap enteng. Berkaca dari kejadian yang pernah menggemparkan Indonesia dimana jeda antara deteksi dan tindakan lumayan lama, patut dipertimbangkan kembali tentang alur perintah di kohanudnas dan yang terkait, atau patut pula dipertimbangkan memberikan wing khusus untuk kohanudnas seperti dulu ada wing 300. Alur perintah dan laporan yang terlalu panjang akan membuat ancaman Lasa-X menjadi sangat besar, dan apalagi kalau dihadapkan pada situasi dimana kohanudnas harus menggunakan KRI yang memiliki radar dan kemampuan hanud, tentu alurnya akan lebih rumit lagi. Apakah ketika ada pangkalan diserang penembakan QW-3 juga harus lewat ijin presiden?Selain itu menurut saya yang patut menjadi perhatian adalah standarisasi perlengkapan dan pembagian alutsista yang jelas bagi Arhanud dan Paskhas jika memang sudah terbentuk multi layered air defence, karena pangkalan udara yang menjadi markas jet tempur pastinya harus memiliki hanlan yang mumpuni pula.

sumber:www.ausairpower.net

www.fas.org

www.google.com

www.wikipedia.org(dengan cross cek sana-sini)

Formil kaskus

MP.NET

Wah ini pertama kalinya saya nulis banyak, patut diingat ini merupakan pandangan seorang awam yang tertarik pada dunia pertahanan. Saya bukan seorang ahli dan terbuka terhadap masukan, koreksi, dan kritik. Jadi kalau ada yang mau didiskusikan saya persilahkan karena sekali lagi saya hanya orang di luar sistem dan tentu saja User-lah yang tahu kebutuhan dan sistem apa saja yang mungkin bisa memenuhi kebutuhan tersebut:)

8 comments

Skip to comment form

    • CakraNo Gravatar on April 4, 2011 at 07:09
    • Reply

    Setuju bgt.Bagusnya CN-235 juga dibuat varian khusus AWACS yg selevel atau lbh dari versi MPA plg g 2-3 unit.PTDI pasti bisa bikin asal ada order.Atau g bikin yg multi purpose aj biar ikut trend skrg,pake platform CN-250 biar banyakan dikit isinya.Trus integrasikan dgn misil hanud sedang atau jauh,sistem S-300 kynya udh bisa memenuhi tgs ini.Cuma berat satu sistem itu bisa nahan g y infrastruktur kt?Atau bikin silo2 aja di airbase2 tertentu?Patut dikaji ulang.Sayangnya kynya susah bgt kalo mslh beli2 misil,kita kynya lbh suka beli kanon konvensional,entah karna otak decision makersnya memang konvensional jg atau seneng dgr bunyi kanon,kn lbh heboh bunyinya kalo nembak(makin heboh lagi kalo kena,kalo kena sih,kena sih kena,operatornya kena tembak seringnya( kaya org2 Libya)).Trus operatornya,decision maker n executornya mesti murni d tangan Kohanudnas.Karna walau punya weapon canggih bejibun tp operator g cepat tanggap, mubazir jadinya.Jd g perlu izin ke Babe,Enyak,Oma,Opa,Rt,Rw,cap cay deh.Jd punya weapon canggih trus operatornya cepat tanggap,waw,bayangin aja sbrp gede detterentnya.G ky insiden Bawean atau akhr2 ini insiden pswt Pakistan.Mesti koordinasi sana sini dlu.Mana yg diterbangin pesawat yg taringnya agak tumpul2 gmn gt(F-16 +AIM-9 P2 gt lho(bawaan F-16 era Star Wars episode IV) atau taringnya blm tumbuh(Sukhoi+30mm+Konv.bom buat nyergap pswt?(Nyergap burung aja bru manjur))

    1. mungkin saja bisa kok varian awacs, pakai erieye, secara kelasnya dengan pesawat yang bawa erieye hampir sama. hehehe, masalah kanon, mungkin selama ini kita nyaman dan merasa aman dengan yang ada…betul alur kohanudnas harus senantiasa dilatih responnya…S-300 itu kan selama ini lebih ke politisnya…tapi alangkah baiknya jika kita mulai dari sistem semacam Sa-17 dulu

    • CakraNo Gravatar on April 6, 2011 at 06:35
    • Reply

    Hm.Mungkin doktrin pertahanan udara kita memang ngandalin pesawat tempur n kapal TNI-AL buat lapis terluar n tengah pertahanan udara.Kalo udh disapu habis bru kt perang gerilya nembakin pswt transport,UCAV/UAV,n rotary wing musuh.Beda sama doktrin US n NATO yg ngehancurin tiap ancaman sebelum masuk jauh ke teritorinya.Inilah beda negara kocek pertahanannya tebal n negara yg koceknya "dibatasi".Tp bs jg sbnrnya kt punya sistem S-300(ada desas desusnya,ktnya ditaro d Biak),hanya saja dirahasiakan akibat implikasi politiknya.Atau kalau blm pnya,kt bisa diam2 beli kaya pengadaan A-4 dari Israel dlu.Bilang aja it buat platform Rhan kt.hehehe.O y,satu sistem S-300 PMU2 harganya brp ya?

    1. doktrin kohanudnas? seharusnya seperti itu ditambah artileri pertahanan udara, baik SAM maupun AA gun…..US dan NATO kan doktrinnya semi pre emptive…udah gitu didukung blue water Navy yang artinya bisa menghadirkan negara di konflik yang jauh disana….
      dirahasiakan? jaman sekarang susah merahasiakan…karena untuk utang luar negeri saja harus dilaporkan :) kecuali kalau disamarkan pembelian lain…. Rhan? wah rhan bukannya sementara baru roket biasa ya, kalau yang guided kan RKX…itupun maunya yang gampang, yang GPS guided, harga S-300 kayaknya 70jtan deh

    • CakraNo Gravatar on April 15, 2011 at 17:33
    • Reply

    Yep.Jd ceritanya it doktrin defense in depth,mknya lbh bnyk SAM jrk pendek n canon.Kalo kemampuan BVR msh dikaji n terus dikaji.ckck.Hm.RHan buat artileri pertahanan dari serangan darat n laut mksdnya,andalin gempuran masif ala Soviet dlu aj bgusnya.hehe.70 juta USD!?Mahal juga ya,pantesan lbh milih Sukhoi,bisa dapet 2 lgsg walau g pake gigi.hehe.

    1. hehehehe, memang SAM itu mahal :) dan itu purely defence,,,gak bisa buat diplomacy :p …karena apa, belum tentu pesawat yang mau kita halau tau kalau dikunci SAM…dan kalau nekat nembak pesawat pelanggar=PERANG, jadi ya memang gak bisa menggantikan fighter

    2. hehehe, di jaman sekarang, ada UU yang membuat kemhan gak bisa seenak udel merahasiakan pembelian alut, selama belinya masih pake KE/Utang :)
      kiblat? semuanya gak masalah, coba pelajari pengadaan rapier dulu, patut dicontoh lo, asalkan pengadaan nantinya gak setengah-setengah embargo gak akan jadi masalah besar

    • CakraNo Gravatar on April 15, 2011 at 17:51
    • Reply

    Kynya kalo SAM jarak menengah kita mgkn berkiblat k Cina kali ya,soalnya alih teknologi yg dicari,entah it masuk juga g ya dlm Mou yg d ttd kemarin yg didalamnya ad alih teknologi n produksi bersama C-802 n C-705.O y,mslh rahasia2 psti bisa kok aplg kalo belinya cuman dikit,bisa aj dsamarin jd peralatan tambang,hahaha,kecuali US aj yg ngebongkar k masyarakat.hehe.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

[+] kaskus emoticons nartzco

Get Adobe Flash player Plugin by wpburn.com wordpress themes