Makna Strategis Pengadaan Kapal Selam

Sejak awal kehadirannya di Indonesia, kapal selam alias lontong item telah identik dengan kesan misterius dan bernilai besar dalam perimbangan kekuatan militer. Sejarah korps ‘Tabah Sampai Akhir’ ini dimulai tahun 1960an dimana ada 12 kapal selam Whiskey Class, kapal selam tanpa fasilitas MCK, yang benar-benar menjadi faktor detterent saat itu bahkan pernah dipake untuk misi pendaratan pasukan. 60 tahun kemudian, kita tahu bahwa rilis resmi dephan menyatakan jumlah whiskey class kita sebenarnya lebih dari itu dan bahkan ada selentingan bahwa terakir operasional whiskey class adalah tahun 80-90an.

Sejak jaman pak Slamet Subiyanto menjadi KASAL, isu pembelian kapal selam benar-benar menghangat dan ditambah dengan kabar Kredit Ekspor 1 Milliar Dollar dari Russia. Isu yang santer beredar kala itu adalah kita akan beli ‘Anjing Herder’ biar disegani tetangga….Namun apa daya, banyak halangan dalam proses pengadaannya, baik dari dalam maupun luar negeri. Mulai dari iso ODA jepang, ‘berbalas sanepa’ dengan Australi sampai hangat-hangatan dengan ‘sodara seregional’ . Agaknya keinginan beli herder berpunuk itu ada benarnya juga, mengingat insiden-insiden yang telah terjadi perihal pelanggaran wilayah laut dsb, diantaranya kasus Gostland oversized milik tetangga selatan yang kabarnya sempat nyangkut di jaring nelayan waktu lagi nguping di perariran kita sampai kasus biasa ketika pada melintas di ALKI. Saya pribadi percaya bahwa kasus yang sebenarnya pasti lebih dari itu walaupun pasti masih tersimpan rapat dan belum menjadi konsumsi publik.

Sedikit pendapat saya mengapa Kilo berpunuk sangat bermakna strategis, saya punya sedikit sumber yang menyatakan India kesulitan mendeteksi Kilo classnya sendiri, jadi kalo ada yang bilang Kilo is a black hole in the sea mungkin benar juga adanya. Secara teori, kapal selam diesel saat menyelam dengan tenaga baterai akan lebih senyap dari kapal selam nuklir karena kapal selam nuklir butuh mesin untuk mendinginkan reaktornya itu. Kemampuannya ini juga memunculkan kontroversi yaitu soal pangkalannya yang harus di laut lepas agar nilai strategisnya tetap terjaga, selain itu lapisan khusus rubber coatednya katanya membutuhkan dok khusus agar kesenyapannya terjaga. Masalah pangkalan ini yang jadi perdebatan karena harus biaya sendiri dan bukan bagian dari Kredit Ekspor 1Milliar Dollar dari Om Ruskii. ..Ya, mau tak mau pembelian kapal selam ini ngutang lewat fasilitas Kredit Ekspor, 2 Kapal Selam yang diinginkan dianggarkan 700 Juta US Dollar,,mahalkah???nanti akan kita bahas lebih lanjut. Selain itu Kilo Berpunuk akan mampu membawa 8 missiles sekaligus (bisa kombinasi Yakhont+Klub), Yakhont adalah Misile Anti kapal permukaan dengan jarak maksimal 300km(Hi-Lo) atau 120km(Lo-Lo) merupakan salah satu missile anti kapal supersonik kelas medium heavy,,,,lawannya ya kapal-kapal kelas besar, sedangkan Klub adalah missile yang tersedia dalam berbagai versi jarak maksimal bisa sampai 300km tergantung versi walaupun subsonik, tapi versi beragamnya menawarkan kemampuan strategis,,,menyerang kapal maupun target darat dengan jarak sampai 200km dari target. Bayangkan saja,,,dengan si black hole in the sea+kemampuan first strike capability.

Memang 700juta US dollar diangkakan ke rupiah sangatlah besar (sekitar 7trilliun Rupiah) belum termasuk bunganya selama 10 tahun. Mahal???mending buat beli beras????hahaha, ada porsinya masing-masing bung,,,kalo pertahanan dirasa mahal bubarkan saja TNI tapi kalo ada yang nerobos perbatasan dan ngeklaim daerah maju sendiri ya!!!! yang patut ditekankan adalah arti strategisnya, dimana kalau ada yang mau menerobos wilayah laut pasti berpikir dua kali…Apalagi kalau ditambah pangkalan langsung menghadap laut lepas atau malah di bawah tanah seperti Russia dan China punya,,,wah bisa2 kalo ada yang ngelanggar tiba2 ada yang ngikutin dan dipaksa mumbul ke permukaan. Yang kedua adalah detterence (daya getar, daya gertak) bahwa kalau ada yang macam-macam, menyatakan perang, dsb, kita punya keuntungan bisa nyerang duluan,,,,ingat jarak 200km dari pantai bukan jarak yang main-main lho…

Yah terlepas dari kontroversinya, memang pengadaan ditender ulang,,,menyisakan 3 negara yaitu Russia,Jerman(U-214), dan Korea (Changbogo, versi lisensi U-209). Yang pasti salah satu penghambatnya adalah susah bagi kita minta Transfer of Technology (ToT) dari Russia kalo cuman beli sedikit…analoginya beli sedikit, ngutang, minta ToT lagi…Ya apapun keputusannya, pasti pihak user (TNI-AL) pasti menerimanya….yang pasti saya hanyalah seorang sipil outside the circle yang ingin mencoba memberikan sedikit sudut pandang saya dalam hal ini, yang pasti user tahu apa yang terbaik dan bisa cocok dengan armada yang lain, dan decision maker (Dephan, DPR, dan Depkeu) sepatutnya memperhatikan kepentingan user asal dinilai negara masih mampu mebiayai dan sesuai dengan Rencana Strategis pengembangan pertahanan

Feel free to ngritik, membenarkan, dan mengkomen:D

5 comments

Skip to comment form

    • deptzNo Gravatar on May 18, 2010 at 23:31
    • Reply

    waw… analisis yang mantab…:d

    • ChipzNo Gravatar on May 29, 2010 at 04:27
    • Reply

    sudut pandang yang bagus priM!

    open my mind.. :D

    1. hihihi…ada pentingnya mengetahui dan belajar sesuatu diluar hal-hal yang biasa kita pelajari mas….

    • just slmNo Gravatar on June 1, 2010 at 16:53
    • Reply

    Salam Kenal mas prim

    Sebuah Analisis yang bagus mas, sebagai pengguna tentunya TNI AL akan melaksanakan tugas pengawakan sebaik baik nya apapun alut sista yang telah di belikan oleh Negara, tinggal keputusan Pemerintah.

    Tentunya alut sista tersebut harus banyak mempertimabngkan kondisi geografis maupun ancaman yang ada sehingga perimabngan kekuatan bisa dilaksanakan

    just my 2 cents

    Best Regards

    Just Slm

    1. untuk pengawakan, tentu saja saya tidak meragukan korps hiu kencana yang telah menginjak usia setengah abad

      tinggal decision makernya,,,,dan kemauan untuk merawat,,,,dan semoga nanti apapun yang terpilih juga mampu mendorong kemandirian industri strategis bangsa:)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

[+] kaskus emoticons nartzco

Get Adobe Flash player Plugin by wpburn.com wordpress themes